
Kecintaan kami terhadap musiknya merupakan hal pertama, hal lainnya menyusul. Saya tidak akan duduk sendirian tengah malam melipat insert cakram padat atau piringan hitam jika saya tidak cinta akan musik yang kami rilis. Kami ingin memberikan segalanya untuk artis-artis yang bekerja dengan kami.
– Anindito, Orange Cliff Records
Sejarah Oral Orange Cliff Records
2012-2015 - Lahirnya Orange Cliff
Periode ini menandakan lahirnya Orange Cliff Records. Mereka merilis rilsan pertama mereka di tahun 2012 dengan split 12" antara Sigmun, Jelaga dan SURI. Orange Cliff kemudian melanjutkan operasi mereka sebagai label dan merilis dua rilisan yang mencuri perhatia di 2015: album Logic Lost dengan judul "Runaway" dan album SIgmun dengan judul "Crimson Eyes"
-
Logic Lost – RunawayRp35.000 -
Sigmun – Crimson EyesRp50.000
2015-2018 - Ekspansi
Pasca merilis "Crimson Eyes" yang mencuri perhatian, Orange Cliff mendiversifikasi rilisannya dengan menjelajahi segmen lain dalam indutri musik. Dari folk hingga psych rock, Orange Cliff merilis lebih dari 10 rilisan dalam periode ini, termasuk EP perdana Vira Talisa dan album GAUNG dengan judul "Opus Contra Naturam"
2018-2021 – A Steady Ship
9 tahun pasca rilisan perdananya, Orange Cliff telah menjadi nama yang dikenal dalam industri musik independen. Dalam 9 tahun, mereka merilis lebih dari 60 rilisan. Orange Cliff juga menjadi label multidimensional dengan banyaknya jenis musik yang mereka tampung. Hal ini terlihat dalam rilisnya Audial Plane AP-666 dan Rubina yang rilis di tahun yang sama dalam periode ini. Melambangkan portfolio musik yang beragam dari Orange Cliff.
-
grau& / KUNTARI – Audial Plane AP-666Rp25.000 -
Rubina – Modinha – EPRp25.000
Rilisan Digital
Physical Releases
The Orange Cliff Crew

Anindito AR (Photo by Nitya P.) 
Haikal & Rajin Sihombing (Photo by Robby W.)

Rishad (Photo by Orange Cliff) 
Dally (Photo by Damar Anjar)

Mirfak & Haikal (Photo by Damar Anjar) 
Dally (Photo by Damar Anjar)





































